Saham bksl turun

Diperkenalkan pertama kali pada tanggal 1 April 1983, sebagai indikator pergerakan harga saham di BEJ, Indeks ini mencakup pergerakan harga seluruh saham biasa dan saham preferen yang tercatat di BEI. Hari Dasar untuk perhitungan IHSG adalah tanggal 10 Agustus 1982. Saham BKSL (Sentul City) berada di posisi Rp81 per lembar sahamnya pada hari ini, 6 Januari 2019. Menurut data Bursa Efek Indonesia, saham BKSL turun hingga 4,71 persen. Efek Ibu kota Baru untuk Saham BKSL Untuk meningkatkan Pada kuartal I/2019, emiten bersandi saham BKSL telah membukukan pendapatan senilai Rp219,69 miliar, atau turun 53,8% dari posisi Rp219,69 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Dengan begitu, laba bersih perseroan pada kuartal I/2019 menjadi Rp55,72 miliar, turun 123% dari posisi Rp124,68 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Harga saham PPRO dan BKSL rontok hingga dobel digit sejak awal tahun. Harga saham turun 38,82% sejak awal tahun, ini kata Sentul City (BKSL) Hingga Jumat (14/2), indeks sektor properti juga masih terkoreksi sebesar 11,29% secara year to date. IHSG Mencapai Target Turun 5200, Lanjut Atau Dead Cat Bounce? by galerisaham on TradingView.com Melanjuti ulasan IHSG oleh tim GS PRO sebelumnya: 'Konsolidasi 2 Kedua, ada saham PT Sentul City Tbk yang mengalami koreksi sebesar 38,82% ytd. Pada penutupan perdagangan Jumat (14/2), saham BKSL turun 1,89% ke level Rp 52. Analis OSO Sekuritas Sukarno Alatas menilai, penurunan harga saham PPRO dan BKSL ini sejalan dengan kinerja keuangan kedua emiten tersebut yang berada dalam tren penurunan. KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga saham PT Sentul City Tbk (BKSL) turun tajam. Sejak awal tahun, harga saham BKSL sudah melemah sebesar 38,82%. Pada penutupan perdagangan Jumat (14/2), saham BKSL Indeks Saham Kompas100 pertama kali dirilis pada perayaan HUT PT Bursa Efek Jakarta ke-15 tanggal 13 Juli 2007. Evaluasi dan pergantian emiten dalam daftar saham Kompas 100 dilakukan oleh Bursa Efek Indonesia setiap enam bulan sekali, yaitu pada bulan Februari dan Agustus.

JAKARTA, KOMPAS.com. - Indeks Harga Saham (IHSG) sesi I, Jumat (1/11/2013) berakhir di zona merah dengan penurunan 59,67 poin atau melemah 1,12 persen menjadi 44.59,96.. Tercatat ada 176 saham turun dan 52 saham naik serta 88 saham diam tak bergerak. Aksi jual sejumlah saham bluechips menjadi salah satu penyebab penurunan indeks.

Volume naik, harga turun maka : SELL (Bahkan Cut Loss). Volume turun, harga turun maka : Buy On Weakness (BOW). Namun apakah sesederhana itu ? Tentu saja tidak, setiap ada gerakan volume yang membesar, sekalipun harga belum naik, itu sudah patut menjadi perhatian para trader, artinya saham semula tidur (sepi), mendadak laku. Saham berikutnya yang perlu Anda waspadai adalah saham BKSL, yang secara teknikal sudah mulai tampak tanda - tanda pembalikan arah trend. Hal ini terlihat dari pola reversal yang terbentuk, yaitu double tops atau pola M. Dengan neckline di level 129 yang telah ditembus maka pola reversal ini sudah terkonfrimasi. Nantinya kemampuan BKSL untuk bertahan di atas 144 akan mendorong pergerakan bullish saham ini dalam jangka menengahnya. Rekomendasi: Buy. Batasi resiko jika kembali turun dan gagal bertahan di 111, karena akan mengakhiri tren naik jangka pendeknya dan berpeluang melanjutkan tren penurunannya lagi. Jadi Saham lovers harus hati-hati dalam bertransaksi untuk saham-saham tersebut. Sebab perilaku pelaku pasar modal kadang membuat saham tersebut terbang naik tinggi kemudian turun kembali dan diam disitu. Bagi yang masuk beli sudah pada harga kenaikan yang terlalu tinggi kemudian harganya turun dan belum sempat jual, kadang membuat frustasi. Sedangkan saham-saham yang melemah antara lain saham TLKM turun 1,3% ke Rp7.600, saham BKSL turun 5,7% ke Rp198, saham INCO turun 3,2% ke Rp2.300, dan saham PTBA turun 0,8%. Analis Vibiz Research unit dari Vibiz Consulting melihat bahwa IHSG pada penutupan perdagangan sesi I hari ini akhirnya berakhir di area negatif, setelah sempat bergerak JAKARTA, KOMPAS.com. - Indeks Harga Saham (IHSG) sesi I, Jumat (1/11/2013) berakhir di zona merah dengan penurunan 59,67 poin atau melemah 1,12 persen menjadi 44.59,96.. Tercatat ada 176 saham turun dan 52 saham naik serta 88 saham diam tak bergerak. Aksi jual sejumlah saham bluechips menjadi salah satu penyebab penurunan indeks. PT Sentul City Tbk (BKSL) membukukan laba bersih pada Quarter 2 2019 sebesar 41,9 miliar. Turun bila di bandingkan dengan periode yang sama di tahun 2018 sebesar 50,7 miliar. Dengan demikian, laba bersih per saham setara dengan Rp 0.76 per lembar.

Sebut harga secara langsung, carta saham dan idea perdagangan oleh pakar. TradingView adalah sebuah rangkaian sosial untuk pedagang dan pelabur dalam pasaran Saham, Hadapan dan Forex!

IHSG turun hingga 19 Poin, sedangkan saham bank yang paling aktif ditransaksikan. IHSG turun hingga 19 Poin, sedangkan saham bank yang paling aktif ditransaksikan. BKSL ditransaksikan sebanyak 178,7 juta saham, DEAL sebanyak 121,7 juta saham, REAL sebanyak 120,8 juta saham, TLKM sejumlah 94,4 juta saham, dan BBRI sejumlah 88,7 juta saham. Konsolidasi 2 Tahun IHSG Berakhir Negatif. Bagaimana Skenarionya by galerisaham on TradingView.com. Mega konsolidasi IHSG berakhir negatif . Jika kita lihat, dari sejak awal tahun 2018 hingga awal tahun 2020, IHSG berada dalam range konsolidasi lebar 5557 s/d 6690. per hari Kamis ini, 27 Februari 2020, IHSG untuk pertama kali dalam 2 tahun gagal bertahan di atas 5557.

Dalam contoh diatas adalah chart BKSL dimana menurut valuasi nya adalah saham yang bagus,tapi dia telah melewati batas-batasnya.Misal kita beli di 200,bila di lihat supportnya adalah 175,bila harga telah melewati 175 kita harus mau tidak mau harus cutloss kalau tidak mau loss bertambah banyak,toh kita masih bisa beli harga lebih murah lagi misal di 150,dan begitu seterusnya sampai kita dapat

saham MNCN & BSDE sebenarnya saya berharap jackpot disini. BBNI & BBCA saya berharap dapat moderate profit tapi memang hrs average down pada saat harga turun; Jadi saat ini saya hanya pegang BBCA, BBNI, MNCN, BSDE. Utk watchlist saya sedang mengincar UNVR & UNTR yang akan saya coba masuk pada saat harga benar-benar terdiskon. Saham-Saham yang catatkan top gainers pada awal sesi antara lain Saham AUTO naik 5,26 persen ke posisi Rp 2.400, Saham BKSL menguat 5,11 persen ke posisi Rp 144, dan Saham IIKP melonjak 4,95 persen ke posisi Rp 210 per Saham. Sedangkan Saham-Saham yang tertekan antara lain Saham MNCN turun 3,94 persen ke posisi Rp 1.585, Saham NIRO merosot 3,45 Sebelumnya BKSL mencatatkan Rp 545,18 miliar. Adapaun pendapatan BKSL sebagian besar masih didominasi segmen real estate senilai Rp 308,84 miliar. Sisanya, pendapatan dari segmen lain-lain. BKSL mencatatkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 41,92 miliar turun 17,38% yoy. Saham-saham yang catatkan top gainers pada awal sesi antara lain saham AUTO naik 5,26 persen ke posisi Rp 2.400, saham BKSL menguat 5,11 persen ke posisi Rp 144, dan saham IIKP melonjak 4,95 persen ke posisi Rp 210 per saham. Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham MNCN turun 3,94 persen ke posisi Rp 1.585, saham NIRO merosot 3,45 TEMPO.CO, Jakarta - Pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa, 13 September 2016, Indeks Harga Saham Gabungan ditutup turun 1,26 persen (66,35 poin) di level 5.215,57. Demikian pula dengan indeks 45 saham likuid (LQ 45) turun 1,21 persen (10,99 poin) di level 895,48. Berikut ini saham-saham yang turun: Danareksa Sekuritas Online Trading Sistem, the best online trading in Indonesia. Bertransaksi Saham, Reksa dana dan obligasi secara online bersama Danareksa sekuritas. Dapatkan kemudahan bertransaksi pasar modal dengan teknologi terbaru, raih keuntungan berinvestasi bersama DONE. Satu rekening untuk tiga instrument investasi.

TEMPO.CO, Jakarta - Pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa, 13 September 2016, Indeks Harga Saham Gabungan ditutup turun 1,26 persen (66,35 poin) di level 5.215,57. Demikian pula dengan indeks 45 saham likuid (LQ 45) turun 1,21 persen (10,99 poin) di level 895,48. Berikut ini saham-saham yang turun:

Danareksa Sekuritas Online Trading Sistem, the best online trading in Indonesia. Bertransaksi Saham, Reksa dana dan obligasi secara online bersama Danareksa sekuritas. Dapatkan kemudahan bertransaksi pasar modal dengan teknologi terbaru, raih keuntungan berinvestasi bersama DONE. Satu rekening untuk tiga instrument investasi. Reliance Securities memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini bergerak cenderung mencoba bertahan pada level 6.250 dengan tekanan indikator yang negatif pada range pergerakan 6.200-6.307. Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya BKSL, BWPT, EXCL, LPKR, BRMS, MBSS, PTRO Dalam contoh diatas adalah chart BKSL dimana menurut valuasi nya adalah saham yang bagus,tapi dia telah melewati batas-batasnya.Misal kita beli di 200,bila di lihat supportnya adalah 175,bila harga telah melewati 175 kita harus mau tidak mau harus cutloss kalau tidak mau loss bertambah banyak,toh kita masih bisa beli harga lebih murah lagi misal di 150,dan begitu seterusnya sampai kita dapat

Lihat berita, harga saham, data fundamental, teknikal analisis dan laporan keuangan saham BKSL (Sentul City Tbk.) Investasi, Nabung, Beli atau Jual sahamnya secara online dengan mudah. PT Sentul City Tbk merupakan perusahaan properti yang bergerak di bidang pengembangan, penjualan, pengoperasian, dan penyewaan perumahan, gedung kantor, pusat perbelanjaan, tempat rekreasi, dan lainnya Sejak awal tahun, harga saham BKSL sudah melemah sebesar 38,82%. Pada penutupan perdagangan Jumat (14/2), saham BKSL turun 1,89% ke Rp 52 per saham. Menanggapi hal ini, Head of Corporate Communications BKSL, Alfian Mujani menuturkan, penurunan harga saham tak hanya dialami oleh BKSL, tapi juga beberapa saham sektor properti lainnya. Selain itu, PER BKSL juga sangat mahal, 82 kali dengan kapitalisasi pasar yang sangat keil hanya sekitar 2,8 triliun. Bandingkan dengan saham PWON misalnya yang market cap-nya sebesar 29 triliun. Sejak saham BKSL turun terus (sampai mendekati gocap), fluktuatif BKSL tidak sebagus dulu lagi. BKSL sulit untuk rebound, dan pergerakannya lama. Namun sejak itu harganya terus melorot. Pada perdagangan Kamis (8/3) saham BKSL ditutup turun 2,54% ke Rp 115 per saham. Dus, jika aksi jual terus berlanjut dalam waktu dekat, harga saham BKSL bisa semakin terbenam. Selain itu, bisa dibilang Jonathan Tahir menjual saham BKSL dengan harga kemurahan.